Laporan Pengendalian Pencemaran Udara (Manual dan Elektronik)

Setiap usaha atau kegiatan yang berdampak pada lingkungan wajib mengelola dan mengendalikan dampak lingkungan dari usaha atau kegiatannya. Pengelolaan dan pengendalian lingkungan tidak hanya dilakukan namun juga harus dilaporkan ke instansi terkait. Banyak perusahaan hanya mengetahui laporan kinerja lingkungan, sebatas laporan UKL UPL / RKL RPL yang dilakukan setiap 6 bulan sekali. Namun tidak mengetahui bahwa terdapat beberapa pelaporan kinerja lingkungan yang wajib dilaporkan ke instansi terkait. Salah satunya adalah Pelaporan Pengendalian Pencemaran Udara.

Parameter yang perlu dilaporkan oleh masing-masing perusahaan berbeda-beda, tergantung seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari usaha atau kegiatan tersebut. Kemudian dipengaruhi juga oleh peraturan perundangan yang mengatur usaha atau kegiatan yang sudah dilakukan dan dicantumkan dalam Matriks UKL UPL / RKL RPL. Begitupun periode pelaporannya, disesuaikan dengan komitmen saat pembuatan matriks UKL UPL dan RKL RPL (3 bulan atau 6 bulan sekali). Parameter yang biasa dilaporkan saat Pelaporan Pengendalian pencemaran Udara diantaranya:

  1. Udara Ambien
  2. Emisi Cerobong (Manual)
  3. Emisi Cerobong (CEMS)
  4. Kebisingan
  5. Kebauan

Laporan Pengendalian pencemaran udara dikirimkan ke Bupati/Walikota melalui Dinas atau Badan Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota, Gubernur melalui Dinas / Badan lingkungan Hidup Provinsi secara Manual (Hardcopy). Sedangkan untuk pelaporan ke Menteri Lingkunga Hidup menggunakan sistem pelaporan elektronik (SIMPEL KLHK).

Berikut terlampir untuk contoh laporan pengendalian pencemaran udara secara manual dan elektronik :

Risiko yang ditimbulkan jika perusahaan tidak melaporkan pengendalian pencemaran udara yaitu Perusahaan dinyatakan tidak aktif dalam kegiatan atau usahanya. Dan konsekuensi terburuknya adalah pencabutan izin lingkungan yang berdampak ke pencabutan izin usaha.

Oleh sebab itu, perlu adanya sistem yang mengatur terkait dengan pelaksanaan pengelolaan, pemantauan dan pelaporan pengendalian pencemaran udara tersebut. Sentral Tehnologi Managemen (Sentral Sistem Consulting) sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan menawarkan sistem melalui pelayanan “One Stop Service” untuk :

1. Memastikan semua parameter kualitas lingkungan dipantau dan diamati setiap periodenya (jadwal sampling dibuatkan oleh SSC)
2. Memberikan solusi dan rekomendasi perbaikan jika terjadi ketidaksesuaian dari hasil pemantauan dan pengujian kualitas lingkungan
3. Membantu penyusunan dan pembuatan laporan monitoring RKL RPL / PPA / PPU/ PLB3 secara berkala (Manual dan Elektronik / SIMPEL)

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Seminar Sistem Informasi Pelaporan Lingkungan Hidup (SIMPEL)?
Ikuti Seminar Sharing Knowledge Sistem Informasi Pelaporan Lingkungan Hidup (SIMPEL)
Tanggal  18 – 19  September 2019, di Hotel Santika Cikarang.

Sentral Sistem Consulting merupakan konsultan strategi manajemen yang fokus pada peningkatan kinerja perusahaanHubungi kami DISINI untuk pelaksanaan Training dan Konsultasi Peningkatan kinerja perusahaan.

Untuk informasi public training dan seminar, klik SCHEDULE